<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jinsei no ohanasi</title>
	<atom:link href="http://virgiagitasari.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://virgiagitasari.com</link>
	<description>take the chance, walk the challenge, enjoy the change (virgi agita, 2011)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Feb 2012 14:03:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='virgiagitasari.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/48335e7e232112c39d1bdd0ea2daba42?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Jinsei no ohanasi</title>
		<link>http://virgiagitasari.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://virgiagitasari.com/osd.xml" title="Jinsei no ohanasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://virgiagitasari.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tentang Doa</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2012/02/12/tentang-doa/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2012/02/12/tentang-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 10:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[dreams]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[miracles]]></category>
		<category><![CDATA[prayer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Kekuatan Doa &#8211; Sebuah Refleksi Doa dalam keseharian Tanpa sadar, doa telah menjadi keseharian, tak ada hari yang kita lalui tanpa doa. Mungkin yang terlintas ketika mendengar kata doa adalah momen dimana kita secara langsung berbicara dan memohon kepada yang Maha Kuasa, seperti yang biasa kita lakukan setelah shalat. sebelum dan sesudah makan, dan sebagainya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=194&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kekuatan Doa &#8211; <em>Sebuah Refleksi</em></p>
<p><strong>Doa dalam keseharian</strong></p>
<p>Tanpa sadar, doa telah menjadi keseharian, tak ada hari yang kita lalui tanpa doa. Mungkin yang terlintas ketika mendengar kata doa adalah momen dimana kita secara langsung berbicara dan memohon kepada yang Maha Kuasa, seperti yang biasa kita lakukan setelah shalat. sebelum dan sesudah makan, dan sebagainya. Namun perihalnya, doa tak terbatas pada itu saja. Tak jarang kita berharap atau berkata, “semoga ga kena macet ya (atau lebih seringnya, semoga macetnya cepet selesai ya, <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )”, atau sekedar memberi semangat kepada teman seperti, “good luck ya ujian nanti”. Sadar atau tidak, ketika kita mengatakan hal tersebut, pada dasarnya kita sedang berharap, kita sedang berdoa agar tidak dihadang macetnya lalu lintas, kita sedang berdoa agar teman kita dimudahkan dalam mengerjakan ujian. Ya, karena pada dasarnya setiap harapan yang terlukis dalam hati, setiap keinginan yang terlukis dalam ucap adalah doa, doa telah menjadi momen keseharian.</p>
<p><strong>Kekuatan doa</strong></p>
<p>Masih teringat beberapa bulan lalu saat menghadapi <em>exams</em> pertama di program master. Begitu banyak hal yang membuatku tertertekan, mulai dari latar belakang ilmu disiplinku yang berbeda dengan program yang aku jalani saat ini yang membuatku tertatih untuk memahami pelajaran, <em>peer-pressure</em>, dsb. Bisa dibilang, terlepas dari usaha siang-malam yang sudah maksimal, seminggu sebelum ujian hanya 50% dari bahan ujian yang aku kuasai. Rasa takut yang luar biasa mulai menghampiri, namun apa daya kupikir, aku sudah berusaha semaksimal mungkin, maka pada saat itu yang aku lakukan hanyalah minta restu dari orang tua dan terus berdoa, mudah-mudahan ada jalan keluarnya, mudah-mudah2an ada jalan dimana aku bisa memahami bahan ujian itu sepenuhnya. Kuucap harap itu dalam setiap shalatku, kuucap doa itu untuk memulai <em>revision</em>. Tanpa sadar momen-momen luar biasa terangkai dan menjadi bukti atas doa-doa yang terucap. 2 hari sebelum ujian, secara tidak sengaja aku bertemu dengan salah satu teman sekelas, dengan <em>hopeless </em>aku bercerita tentang kesulitanku, dan luar biasanya dengan besar hati temanku menawarkan bantuannya untuk mengajariku. Saat itu juga aku pergi kerumahnya, belajar bareng sampai jam 10:30 malam, lalu pulang menepis hawa malam musim dingin, dan sekali lagi, terucap doa, ya Allah kini usahaku benar-benar sudah maksimal, mudahkanlah aku dan sahabatku ketika ujian nanti ya Allah. Sekitar 2 minggu berlalu, saat itu sedang ditengah-tengah kelas, sahabatku Marco tiba-tiba berbisik, <em>“hey, the exam result is out!!”. </em>Bergetarlah diri ini, teringat bagaimana tertatihnya diri ketika menghadapi ujian, teringat bagaimana diri ini memberanikan diri untuk pulang tengah malam demi melaksanakan usaha terakhir, teringat bagaimana orang-tuaku mendoakanku di depan interface skype untuk menguatkanku. Kuberanikan diriku untuk melirik hasinya di layar hpnya Marco, terlihat sebuah tabel dengan student ID yang diurut berdasarkan <em>exam score</em> mulai dari yang tertinggi. Kulihat sekilas <em>top-score</em>nya, wah luar biasa teman-temanku ini, ada saja yang mendapat 100 <em>full score</em>. Tak berani berharap tinggi, aku mulai mencari IDku dari yang paling bawah, kutelusuri buru-buru ke atas, kenapa tidak ada, kuliah untuk kedua kalinya, tidak ada, kulihat lagi untuk ketiga kalinya dan saat itulah aku meneteskan air mata tak percaya, <em>student IDku </em>ada di top 3 dengan <em>full score.</em> Tak hanya itu, kami berdua ada di top list. Subhannallah. Aku dan teman-temanku tidak percaya, diriku yang hampir menyerah di awal untuk pulang kembali ke tanah air, dengan usaha dan doa, bisa lewati ujian ini.</p>
<p>Dari sini ada pelajaran yang bisa diambil, bahwa doa dapat menjadi penguat diri atas kelemahan, doa menjadi jawaban atas kesulitan, doa menjadi pengantar harapan jadi nyata. Bagaimana dengan teman-teman? Sy percaya bahwa teman-teman pun memiliki pengalaman yang sama akan doa. Coba deh, sisihkan waktu sebentar saja, lalu ingat-ingat momen-momen dimana kekuatan doa mengantarmu pada mimpimu.<em> I believe by the end of your contemplation, you`ll be amazed by how your duas have helped you to achieve what uve dreamed for <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p><strong>Pentingnya doa</strong></p>
<p>Kalau Assad penulis Notes from Qatar punya filosofi 3Ps, aku ada 3Cs untuk The Power of Duas (:D)</p>
<p><em>1. Calmness</em></p>
<p>Doa  <em>gives calmness. </em>Dengan berdoa, kita mendapat ketenangan dan damai dalam diri. Dan dengan berdoa, pada satu sisi kita memasrahkan diri pada Sang Pencipta, dan di sisi lain kita mengingatkan diri bahwa pada dasarnya manusia hanya bisa berusaha, dan hasil adalah urusan Allah SWT. Kita sebagai manusia tentunya memiliki target atau rencana yang ingin dicapai dalam hidup. Tidak jarang target tersebut tercapai, namun tidak jarang juga terlepas dari usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan, ternyata rencana tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Karena sekali lagi, usaha urusan kita, hasil urusan Allah. Jadi, ga ada lagi tuh resah, gundah, galau dan kawan-kawannya yang mengganggu damai dalam hidup. Berdoalah, karna doa adalah pengingat, karna doa adalah kunci damai diri.</p>
<p>2. <em>Confidence</em></p>
<p>Doa <em>builds confidence. </em>Secara tidak sadar, doa itu membangun keyakinan dalam diri dengan energi positif yang dihasilkan. Coba bayangkan, semisalnya, ketika kita memiliki mimpi untuk bisa dapat beasiswa untuk kuliah di luar negeri. Pastinya kita bedoa dalam<em> </em>setiap shalat kita, doanya bisa macam-macam, sebagai contohnya, “Ya Allah, mampukanlah diriku untuk bisa kuliah di luar negeri, mampukanlah diriku untuk bisa mendapatkan beasiswa, dan mampukanlah diriku untuk bisa melalui proses seleksi yang ada”. Paling tidak, setiap selesai shalat fardhu, terucap doa tersebut, dan berarti paling sedikit 5x dalam sehari kita berucap dan mengatakan doa-doa tersebut. Bayangkan, kalau kita berdoa hal yang sama, selama sebulan, sudah 150 kali kita berucap pada diri sendiri dan memohon hal tersebut, selama 6 bulan 900 kali, dan selama satu tahun 1800 kali! Bayangkan, siapa sih yang ga termotivasi dan ga semangat setelah meyakinkan diri sendiri sebanyak itu? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Jadi, jangan <em>underestimate</em> kekuatan doa. Karna pada doa yang baik, terdapat energi positif untuk setiap langkah kita meraih mimpi.</p>
<p>3. <em>Chronicles</em></p>
<p>Doa <em>creates chronicles. </em>Doa pun bisa mengantar kita pada untaian peristiwa bersejarah dalam hidup, terlepas dari doa yang terjawab atau tidak. Teringat tentang cerita ayahku dulu, kesuksesannya saat ini diwarnai oleh untaian peristiwa bersejarah dalam hidupnya mulai dari jadi kuli bangunan, makan sehari sekali dengan bubur cair yang masih harus dibagi dengan temannya, dsb. Namun perjuangan dan doa yang terucap dalam hatinya telah mengantarkannya pada posisinya sekarang. Atau cerita tentang sahabat kk, seorang anak tukang kayu dengan doa orang tuanya bisa tembus seleksi nasional akademi angkatan udara yang begitu selektif. Namun, ada juga cerita tentang doa-doa yang tak terjamah, tak jarang dari kita mengeluh, “Allah, kenapa doaku tak Engkau dengar,” atau “Ya Allah, kenapa aku masih gagal padahal aku sudah berdoa” dsb. Namun, coba perhatikan lagi, doa yang tak terjamah pun pada dasarnya mengantarkan kita pada untaian peristiwa yang bisa kita ambil hikmahnya dan tentunya Sang Pencipta sudah menyiapkan rencana yang lebih besar untuk kita. Hanya saja kita tidak tahu apa dan kapan akan terjadi. Teringat dulu di tahun pertama kuliah, terus-terusan gagal <em>apply scholarship</em>, mengeluh ya mengeluh, tapi ternyata di tahun kedua Allah memudahkan dan menyiapkan hal yang lebih baik. Jadi intinya, dengan doa kita bisa mencetak sejarah dalam hidup kita, karna dalam doa kita temukan keajaiban.</p>
<p><em>So, </em>mari kita isi hari-hari kita dengan doa, tentunya doa-doa yang baik ya. Allah Mendengar kawan, bersuaralah! Dengan doa apa yang tidak mungkin menjadi mungkin! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>salam,</p>
<p>virgi</p>
<p><em>sekilas info:</em></p>
<p><em>sudah beberapa minggu terakhir ini terima request untuk sharing tentang beasiswa di Ritsumeikan Asia Pacific University, Japan. So, I`ll share about it next week, stay tune! </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=194&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2012/02/12/tentang-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi = Mimpi jadi Nyata?</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/12/20/berbagi-mimpi-jadi-nyata/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/12/20/berbagi-mimpi-jadi-nyata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 22:13:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[personal life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini di twitter sering sekali melihat perbincangan tentang sedekah, ceritanya unik-unik dan tidak sedikit yang begitu menyentuh dan bikin hati ini terenyuh. Saat itu juga aku bertanya-tanya, sudah 22 tahun aku hidup, adakah momen-momen luar biasa yang mengantarkan berbagi ke pintu rahmat dan rizki, dan Alhamdulillah.. Teringatlah diriku pada suatu momen, momen yang begitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=159&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini di twitter sering sekali melihat perbincangan tentang sedekah, ceritanya unik-unik dan tidak sedikit yang begitu menyentuh dan bikin hati ini terenyuh. Saat itu juga aku bertanya-tanya, sudah 22 tahun aku hidup, adakah momen-momen luar biasa yang mengantarkan berbagi ke pintu rahmat dan rizki, dan Alhamdulillah.. Teringatlah diriku pada suatu momen, momen yang begitu luar biasa, momen yang mengukirkan indahnya perjuangan, momen yang membernarkan janji Allah, momen yang mengantarkan berbagi ke pintu-pintu rizki diluar angan..</p>
<p><strong><em>Sekilas info: study abroad, guru privat, cleaning service, dll.</em></strong></p>
<p>Mungkin temen-temen bingung dengan <em>sub-heading</em> di atas? Ijinkan aku untuk mengenang kilas balik masa-masa kuliahku. Ya, saat itu aku memang mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di negeri sakura. Alhamdulillah diriku berangkat dengan beasiswa untuk biaya kuliah, namun tidak untuk biaya hidup. Tahun 2007 bulan Agustus, dengan modal dukungan hanya dari Ibu, doa, kemampuan bahasa yang pas-pasan dan segenggam impian, kubulatkan diriku untuk memulai perjuanganku disana. Setelahnya sampai disana, aku berdoa, “Ya Allah, ijinkanlah hambaMu ini untuk bisa membiayai kuliah disini, paling ngga biaya hidupnya ya Allah.” Begitulah kira2 doa yang terucap dalam setiap shalatku. J Tentunya kuimbangi dengan usaha, selama 2 tahun pertama disana, aku berlari keras mencari, mengambil, dan menjalani setiap peluang yang ada dimana aku bisa menambah pengalaman dan tentunya menghasilkan. Ya, aku disana kerja part-time, berbagai macam pekerjaan aku jalani. Mulai dari guru private, nari, petani, sampai tukang bersih-bersih pun tak jalani, hehe. Satu kata, Alhamdulillah, Alhamdulillah telah di beri kesempatan untuk merasakan itu semua. Seru juga kalau dinget-inget, pas jadi petani selama kurang lebih 3 minggu, ketika kita panen tumbuhan yang merambat, hampir setiap 10-15 menit sekali tangan-tangan ini menyentuh ulat, dan seketika itu juga jeritan kecil kami berkicau, mulai dari diriku, lalu sahabat2ku.. saat itu juga saat pertama kalinya diriku menikmati keindahan salju. Sebutir demi sebutir salju, turun perlahan, perlahan, begitu indahnya hingga rasa menggigil kedinginan pun terlupa sejenak.  Ya, begitulah sekiranya gambaran kehidupanku selama 2 tahun pertama kuliah disana, menyibukkan diri dengan kegiatan belajar sambil berusaha mewujudkan citaku untuk bisa membiayai hidup di sana dengan usahaku.</p>
<div id="attachment_169" class="wp-caption aligncenter" style="width: 604px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/a1.jpg"><img class="size-full wp-image-169" title="kitazaki farm" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/a1.jpg?w=594&#038;h=445" alt="" width="594" height="445" /></a><p class="wp-caption-text">Bersama teman-teman di perkebunan</p></div>
<p><strong><em>Bencana di Haiti: Hati yang tersentuh, mata yang terbuka</em></strong></p>
<p>Januari 2010, mungkin masih fresh di ingatan temen-temen semua. Saat itu gempa bumi yang luar biasa menimpa Haiti, begitu banyak sahabat-sahabat kita yang kehilangan hidupnya, begitu banyak anak-anak kecil nan lugu yang tak banyak pilihan tetapi lanjut dengan kehidupan tanpa orang tuanya. Ya, ketika itu hatiku tersentuh, mataku terbuka, bahwa kata syukur sepantasnya terucap dalam setiap nafasku, bahwa kata terimakasih kepada sang Khalik sepantasnya terucap dalam setiap hariku. Karna hingga detik ini, aku masih hidup dengan cinta, cinta dari bapak-ibu, cinta dari sahabat-sahabat, aku masih bisa menikmati indahnya butiran salju, aku masih bisa… Sudah, kalau diterusin nanti mewek lagi, hehe.. Intinya, diri yang saat itu kalau bahasa kerennya sedang di <em>lowest point</em> karna berbagai pelik hidup mulai dari lelah par-time, capek belajar, putus cinta (alah curcol, haha), akhirnya tersadar, akhirnya mata ini terbuka lebar. <em>I am not the only who is suffering, in fact, I am fortunate enough for the life I have had till now. </em>Tergeraklah hati ini untuk berbagi, setiap kali nonton video2 berita online, ingin sekali rasanya terbang kesana jadi volunteer, tapi masalahnya ndak ada dana, boro2 untuk terbang, untuk hidup aja masih bergantung dengan orang-tua.  Tapi Alhamdulillah, saat itu ada beberapa temen-temen yang sedang menggalang dan untuk charity buat Haiti. Percaya ngga percaya, kesempatan inilah yang kusebut-sebut sebagai momen yang super luar biasanya, momen yang ngga bisa dijelaskan dengan kata perkata. Ya, masih teringat jelas, saat itu di depan kantin, sederetan teman-teman kampus ku dengan boxnya menyerukan “Love for Haiti”, diriku sehabis lunch dan sedang di tengah perjalanan menuju ke kelas berhenti sejenak, kukeluarkanlah dompetku, dan melihat aku disana punya 3000 yen kalau ngga salah (kira2 kalau di kurs sekitar 300rb), dan itu lah lembar-lembar terakhir yang ada di dompetku. Tanpa berpikir panjang, tanpa mikir weekend ini ntar makan apa, hehe.. Langsung lah aku cemplungkan itu semua. Niatku cuma satu, ya Allah mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat bagi sahabat-sahabatku disana, kuatkanlah mereka, yakinkanlah mereka bahwa kami ada untuk berbagi.</p>
<p><strong>Aplikasi Beasiswa</strong></p>
<p>Ceritanya, saat itu aku sedang proses apply beasiswa, beasiswa yang besarnya kira-kira cukup untuk biaya hidup, malah bisa untuk nabung. Tapi ini pertama kalinya aku apply beasiswa yang semuanya dalam bahasa jepang, mulai dari formulir, essay, sampai interview. Deg-degannya poll-lah sudah. Hehe.. Tapi ya apa mau dikata, salah satu prinsip hidupku, ga usah pusing dengan hasil, pentingkan usaha, majukan doa, hasil urusan Allah. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alhamdulillah urusan dilancarkan, mulai dari tulis essay dimana aku dibantu oleh sahabatku yang orang sana asli, lalu interview dengan pertanyaan-pertanyaan yang kebetulan jawabannya selalu ada di kepalaku, hehe habis ditanya mimpinya apa, ya Alhamdulillah bisa ya. Akhirnya aku dan 4 orang temanku lulus seleksi tahap kampus, artinya aplikasi kami akan diteruskan ke tingkat nasional dan diseleksi langsung dengan perusahaan yang memberi beasiswa. Dan di seleksi tahap akhir ini, tidak ada guarantee 100% kelima-limanya dari kami akan lolos. Deg-deganlah lagi, karna pengumumannya 2 bulan setelahnya which is bulan Maret akhir kalau ngga salah.</p>
<p>Menunggu-menunggu dan menunggu.. Itu saja yang ada dipikiranku saat itu. 2 minggu sebelum pengumuman diriku jatuh sakit, dan harus tinggal di rs selama sepuluh hari. Dan surprisingly, saat itu aku dapat telepon dan ndilalahnya ko ternyata telponnya dari perusahaan itu. Mereka ingin interview mengenai beasiswa, tapi apa boleh dikata, karna sakitnya cukup berat, aku cuma bisa pasrah dan bilang, maaf saya sedang dirumah sakit dan tidak mampu untuk bicara, bolehkah interviewnya ditunda setelah saya sembuh? Mereka tidak bisa kasih janji, akhirnya saat itu juga aku ambil kesimpulan (ga boleh sih ya sebenernya suudzon gini, hehe), aku bilang ke mama, ma maaf ya kayaknya kali ini gagal deh, soalnya tadi telponnya tentang beasiswa itu. Mamaku seperti biasanya, sebagai supporter terbesar dalam hidupku, beliau bilang, “ya sudah de gapapa, hasilnya masih nanti kan? Yang penting sekarang sembuh dulu, doanya terus”.</p>
<p>Namun, momen itu ternyata benar-benar datang, percaya ga percaya, I got this through! I passed the selection! I have just officially become the recipient of this year scholarship! Alhamdulillah Ya Rabb..</p>
<p><strong><em>Ketika Berbagi mengantarkanku pada citaku</em></strong></p>
<div id="attachment_167" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/2.jpg"><img class="size-full wp-image-167" title="itochu scholarship" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/2.jpg?w=594" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Bersama-sama dengan para penerima beasiswa dari seluruh penjuru Jepang</p></div>
<p>Pepatah yang mengatakan bahwa semua itu ada saatnya, semua itu akan indah pada waktunya itu benar.. cita-citaku akhirnya tercapai, harapanku untuk tidak membebani orang tuaku dengan biaya hidup disini akhirnya tercapai!!</p>
<p>Akhirnya, tangis lelahku terbalaskan, butiran doaku dan doa kedua orang tuaku terjawabkan. Pertanyaannya, apakah ini terwujud semata-mata akan kerja kerasku? Semata-mata akan doaku? Atau semata-mata akan keberuntunganku?</p>
<p>Jawabannya BIG NO! Ingat ceritaku tentang lembaran2 terakhir dari dompetku untuk Haiti? Ya, aku percaya ini semua terjadi karna aku telah berbagi. Karna aku saat itu telah menjalani kewajiban seorang muslim untuk berbagi. Dan lihat apa yang terjadi, Allah memang tidak pernah ingkar akan janjinya, sedekahku yang hanya 3,000 yen dibalasnya dengan beasiswa 125,000 yen per bulan (selama 1,5 tahun). Kira-kira kalau dihitung totalnya 234 juta! Mau tahu berapa kali-lipat dari apa yang sudah kuikhlaskan untuk berbagi? Total 78,000x lipat kawan! Allah Maha Besar..</p>
<p>Intinya, bermimpi, berjuang, berdoa, berbagi, maka mimpimu akan jadi nyata, insya Allah!</p>
<p>Salam hangat,</p>
<p>virgi agita</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=159&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/12/20/berbagi-mimpi-jadi-nyata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/a1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kitazaki farm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/12/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">itochu scholarship</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Children of Bangladesh: #1 Five Minutes of Fame</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/07/24/the-children-of-bangladesh-1-five-minutes-of-fame/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/07/24/the-children-of-bangladesh-1-five-minutes-of-fame/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 05:28:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[July 18, 2011. First day of internship in Dhaka, Bangladesh was quite a challenge. The 15 mins walk from the hotel to Grameen Bank HQ presents the picture of the misery of Bangladeshi street children. One of them happened to follow me and my friends and even hang on my feet till I couldn’t make [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=142&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_145" class="wp-caption aligncenter" style="width: 604px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-11-01-101.jpg"><img class="size-full wp-image-145" title="vil trip 2" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-11-01-101.jpg?w=594&#038;h=445" alt="" width="594" height="445" /></a><p class="wp-caption-text">a glimpse on rural villages in Bangladesh</p></div>
<p><em>July 18, 2011.</em></p>
<p>First day of internship in Dhaka, Bangladesh was quite a challenge. The 15 mins walk from the hotel to Grameen Bank HQ presents the picture of the misery of Bangladeshi street children. One of them happened to follow me and my friends and even hang on my feet till I couldn’t make a step, all is for money! Yet, in fact it wasn’t all about the children of Bangladesh. Short trip to rural villages provides another insight on how the children with their warm smiles and curiosity towards foreigners bring you into five mins of fame.</p>
<p><strong><em>“Hi.. Hi.. My name is?” </em></strong></p>
<div id="attachment_147" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg2735.jpg"><img class="size-medium wp-image-147" title="vil trip 3" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg2735.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">a Bengali kid (taken from inside the car before we left the village)</p></div>
<p>Maybe you find it weird with the above subheading. Why would a sentence of “My name is” followed by a question mark? Yet, this is how the children of the rural start their conversation with us, foreigners. I personally found it very astonishing. Have been living in Japan for quite some time, the all impression I have towards children is they are cute yet very shy! Nonetheless, the kids in villages happen to be very different. First time I and other interns stepped out from the Grameen Bank branch office to have our very first observation on the village, one or two children started to stare at us. Each time we made another step more children came and followed as we walked along. In the beginning, they seemed to be a lil bit hesitant and shy yet in the end their curiosity outstripped and they couldn’t resist to begin a simple conversation with us. And yes, they</p>
<div id="attachment_148" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02565.jpg"><img class="size-medium wp-image-148" title="vil trip 4" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02565.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">a Bengali lil girl taking care of her lil brother</p></div>
<p>started by saying “hi.. hi… my name is?” trying to comprehend their limitation in English, we recognized it simply meant “What’s your name?”. Looking into this very first encounter with children of the villages, I think they are just amazing! Despite their very young age (avg 5-10 yo) and the limited English vocabularies they have, the children are just fearless and confident to speak up!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>The five minutes of fame!</em></strong><strong></strong></p>
<p>Being a tourist for visiting a country for the first time, it is a common habit to have camera ready for taking pictures anywhere anytime. The same thing happened when I saw these children surrounding us with their half shy half excited expression. I and my mates couldn’t help but to take our cam out n grabbed pics of them! This was the moment that we always refer to “five mins of fame”! One picture taken, another frame pictured, and the moments continued for quite a while. The crowd among the kids started to emerge followed with a shout, “hey.. hey.. hi… hi…” simply meaning they want their face to be pictured with a camera! Yes, they do love camera I guess. Yet, the point I am trying to make here is not the feeling of being an actress followed by fans and asked to take thousand pics. It is their reception that touched the heart of us. We are strangers to them yet look at how well they care about us. This is how children of the rural express their respects to us and this is how Bangladeshi children make their steps into another world they have lived in, a world with new people from different countries, us.</p>
<div id="attachment_149" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02665.jpg"><img class="size-medium wp-image-149 " title="vil trip 5" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02665.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">the crowd! literally 5 mins of fame <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p><strong><em>A girl in a red dress</em></strong></p>
<div id="attachment_150" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-09-32-17.jpg"><img class="size-medium wp-image-150" title="vil trip 5" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-09-32-17.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">manu (Brazilian) and salma (the lil girl), one of the very touching moments we had</p></div>
<p>There was this lil girl with long hair who always dressed in a red half pajama dress for days. The only English words she could speak are only names, fine, and thank you. Yet, still it wasn’t a hinder for us to form sisterhood! This 8 or 9 yo girl is very lovely I would say. She goes to school in the afternoon and she always comes to the GB branch to play with us. Without any hesitation, she climbed to the second floor and entered our room. Despite this existence of language barrier between us, she still struggled to teach some Bangla words and we even had fun by dancing together! There was one time during lunch break when I and my roommates were feeling so exhausted and really wanted to take a rest yet she and her friend insisted to stay with us by saying “its ok, I will sleep with you sari and my friend will share the</p>
<div id="attachment_151" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02693.jpg"><img class="size-medium wp-image-151" title="vil trip 6" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02693.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">me with salma and her friend</p></div>
<p>bed with you manu!” This moment touched us and opened our eyes on how they felt this connected with us, no one yet strangers to them. Lessons to learn? Kids are lovely, your patient to give them a voice and let them have a word on you will open the doors for them to know more about world. And, yes, no matter what, regardless where you come from or what languages you speak, the birth of friendships and sisterhoods could happen with anyone, anywhere, anytime.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=142&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/07/24/the-children-of-bangladesh-1-five-minutes-of-fame/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-11-01-101.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg2735.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02565.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02665.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/2011-06-27-09-32-17.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/dsc02693.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">vil trip 6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Social Business Forum 2011 with Prof. Muhammad Yunus</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/07/23/social-business-forum-2011-with-prof-muhammad-yunus/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/07/23/social-business-forum-2011-with-prof-muhammad-yunus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 15:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[On July 23, as the closing of my short trip back to Beppu, I attended this event of Social Business Forum in Fukuoka where Prof. Yunus and other Japanese public figures from different areas gathered to discuss on how this breakthrough concept of Social Business will help to create a sustainable recovery for the recent [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=135&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">On July 23, as the closing of my short trip back to Beppu, I attended this event of Social Business Forum in Fukuoka where Prof. Yunus and other Japanese public figures from different areas gathered to discuss on how this breakthrough concept of Social Business will help to create a sustainable recovery for the recent affected area of Tohoku. The forum was in fact I took it as another eye-opening experience. Prof. Yunus has been working hard in promoting his idea of Social Business in which he believes to become a permanent solution to solve social problems. However, depending on the nations, the reception of this idea itself is quite a challenge. Thus, let me share some of the things I found it interesting to learn.</p>
<div id="attachment_136" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3829.jpg"><img class="size-medium wp-image-136" title="Prof. Yunus at SBFA 2011" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3829.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Prof. Yunus speaking at Social Business Forum 2011, Fukuoka</p></div>
<p style="text-align:left;"><strong><em>“Social Business is all about selflessness…”</em></strong></p>
<div id="attachment_137" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3855.jpg"><img class="size-medium wp-image-137" title="SBFA 2011 discussion panel" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3855.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Prof. Okada (Kyushu University) and Prof. Yunus at discussion panel session</p></div>
<p style="text-align:left;">When it comes into what it known as “Social Business”, not every single person might have a clear idea of what it is. Prof. Yunus as its initator explained in the beginning of his speech. He started by making a statement of “Social business is all about selflessness” thus indeed it has distinct natures with the common concept of profit-making business. The business itself should be created with the aim to solve social problems in the first place. Since it is a business, it must make profits yet the profit should never get out of the business, meaning it will stay in the business for expansion so the poor would be the one who is benefited. In other words, there will be no dividends distributed to the shareholders of a social business company. However, he emphasizes some core values in which a social business should operates at no loss and be sustainable.</p>
<p style="text-align:left;">Prof. Yunus underlines the importance of having this concept of business for the poor. Operating a business with an intention for self-fulfilling and at the same time aiming to help the poor will never be going along in the same way. He stated that when people start to run business with an orientation of maximizing profit, they will turn into a money making machine. And human being is not a machine to produce money, people do not only live for a money.</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>“No dividends business is POSSIBLE”</em></strong></p>
<p style="text-align:left;">However, this concept of having no dividends for the investors causing some doubts on the possibility in putting it into realization. It was interesting to see the intense debate between Prof. Yunus and representatives from Japanese government, media, NPO and so forth. It was pretty clear that they have doubts that whether Social Business will be well received by Japanese companies or society in general. Most of them stated, “<em>we couldn’t understand how this business without dividends will be attractive. Dividends are essential as a reward to both shareholders and the employees”</em>.  In short, they questioned why should company or a party put their money into something that will not give any returns?</p>
<div id="attachment_138" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3857.jpg"><img class="size-medium wp-image-138" title="SBFA 2011 discussion panel 2" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3857.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">discussions among speakers of SBFA 2011</p></div>
<p style="text-align:left;">And it was astonishing to have a look on how confidence Prof. Yunus in convincing his panel mates. <em>“Yes, Business without dividends is POSSIBLE”</em>.  He started the explanation by mentioning some real examples of some social business companies that have been created as a join venture between Grameen and private companies. To mention some are the success of Grameen Danone with its yogurt for malnourished children in Bangladesh, Grameen Veolia with its clean drinkable water for the rural people and so forth which he emphasized all are running with the principle “no dividends”. He underlined that it is not the concept that make it impossible but it is the artificial structures or environments that make it so. Common business scheme makes the practice of delivering dividends as an obligatory part of the structure. Thus, it is the challenge of social business, to make it happens we should break the artificial environments that have been around for long.</p>
<p style="text-align:left;">In addition, he stated that for a company to start social business is actually meaning to have another option other than creating CSR or foundation. In establishing CSR or foundation, company is expected to invest the money with no return, thus there is no difference with starting a social business. Then, why would company should be reluctant in initiating one? Concerning dividends for shareholders, he again underlined that it is the system that creates the image wrong. He stated that when a survey indicating an invitation to the shareholders to invest in this project of social business by Grameen Danone, more than 90% of them gave positive response!</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>Prof. Yunus messages to young generation…</em></strong></p>
<p style="text-align:left;">“<em>Young people should be the one who lead this new era of Social Business”</em>, he stated. It is because young people have this selflessness goal of life. I do agree with what Prof. Yunus mentioned that young people have this goal to not only take care of themselves in the future but also to take care of the planet. And, as it is pretty clear technology, internet in particular is driving the spread of Social Business then it is obvious young generation will pull the lead as they are the one who has this speed in adjusting with the technology development and take the chance to make a change for the betterment of the world.</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>Fukuoka is the hub of Social Business</em></strong></p>
<p style="text-align:left;">Following the forum, a joint declaration between Prof. Yunus and the Mayor of Fukuoka city, Mr. Soichiro Takashima to set Fukuoka as the hub of social business was formed. It is amazing to know also there is this Grameen Creative Lab and Grameen House established in the Kyushu University through which diverse projects and research on social business are currently undertaking. Moreover, it is also great to know that the first Research Center for Social Business is just established here in Japan. Way to go Prof.!!</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3866.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-139" title="CIMG3866" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3866.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=135&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/07/23/social-business-forum-2011-with-prof-muhammad-yunus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3829.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Prof. Yunus at SBFA 2011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3855.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">SBFA 2011 discussion panel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3857.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">SBFA 2011 discussion panel 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/07/cimg3866.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG3866</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doaku hari ini</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/05/20/doaku-hari-ini/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/05/20/doaku-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 08:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.&#8221; (Surah At-Taubah ayat 129) Tuhan, cukupkanlah diriMu bagiku.. cukupkanlah Engkau menjadi pelindungku.. lindungi aku dari apa yang tidak baik bagiku.. kuatkan aku dari apa yang melemahkanku.. terangkan apa yang gelap dalam penglihatanku.. jauhkan aku dari perihal yang Kau benci.. dekatkan aku pada perihal yang Kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=131&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/05/img_0902.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-132" title="kabah" src="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/05/img_0902.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p><em><strong>Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.&#8221;</strong></em></p>
<p><em><strong>(Surah At-Taubah ayat 129)</strong></em></p>
<p>Tuhan, cukupkanlah diriMu bagiku..</p>
<p>cukupkanlah Engkau menjadi pelindungku..</p>
<p>lindungi aku dari apa yang tidak baik bagiku..</p>
<p>kuatkan aku dari apa yang melemahkanku..</p>
<p>terangkan apa yang gelap dalam penglihatanku..</p>
<p>jauhkan aku dari perihal yang Kau benci..</p>
<p>dekatkan aku pada perihal yang Kau ridhai..</p>
<p>sesungguhnya..</p>
<p><em><strong>“Apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah&#8230;”</strong></em></p>
<p><em><strong>(QS. Al Baqarah: 116)</strong></em></p>
<p>senyum.. bahagia.. ilmu.. tekun&#8230; teladan.. tabah.. itu semua milikMu ya Tuhan..</p>
<p>maka mampukanlah diri ku untuk anugrahMu Tuhan</p>
<p>dan pantaskanlah aku untuk hidup yang bermanfaat..</p>
<p>Amin&#8230;</p>
<p>virgi agita</p>
<p>2011-05-18</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=131&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/05/20/doaku-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://virgiagitasari.files.wordpress.com/2011/05/img_0902.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kabah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TOP things to do while in college</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/top-things-to-do-while-in-college/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/top-things-to-do-while-in-college/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 10:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita mendengar istilah ngampus atau kuliah, apa sih yang terbayang dalam pikiran kita? Belajar, duduk manis dengerin lecture, ngongkrong di library untuk tugas mungkin? Yes, itu semua mungkin jawabanku 3,5 tahun lalu saat pertama kali aku jadi mahasiswa dan saat aku belum menjalani prinsip take the challenge, walk the chance, grab the change! Bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=126&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kita mendengar istilah <em>ngampus</em> atau <em>kuliah</em>, apa sih yang terbayang dalam pikiran kita? Belajar, duduk manis dengerin <em>lecture</em>, ngongkrong di <em>library</em> untuk tugas mungkin? <em>Yes,</em> itu semua mungkin jawabanku 3,5 tahun lalu saat pertama kali aku jadi mahasiswa dan saat aku belum menjalani prinsip <em>take the challenge, walk the chance, grab the change!</em> Bagi kamu yang suka tantangan dan ingin menambah warna kehidupan kuliahmu, coba cek deh beberapa kegiatan dibawah ini yang patut dicoba!</p>
<p><em>1. International events</em></p>
<p>Saat ini banyak sekali event-event internasional yang ditujukan untuk kaula muda. Program dan temanya pun beragam dari mulai <em>international conferences, symposiums, short-course</em>,<em> etc </em>dengan berbagai topik seperti <em>climate change</em>, <em>entrepreneurship</em>, peran pemuda, dsb. Partisipasi kita di kegiatan seperti akan bermanfaat sekali karna kita akan terbiasa ter<em>expose</em> dengan berbagai kultur, cara pandang, isu global, dan yang paling penting kita bisa memulai <em>networking</em>! Para pakar kelas dunia dan mahasiswa/i dari berbagai latar belakang akan berkumpul di event-event seperti ini dan disitu kita bisa berinteraksi, berbagi, dan belajar bersama. Asik bukan? Kita tak perlu keliling dunia untuk bisa ketemu dan belajar dari teman-teman yang tinggal di belahan benua sana, cukup datang ke event seperti ini dan <em>voila!</em> Berikut beberapa event yang mungkin kamu tertarik (<em>hpair conference, iuventum, etc.)</em>. Kepentok masalah biaya? <em>Don&#8217;t worry be happy</em>, banyak ko event2 yang kasih <em>scholarship </em>atau <em>travel grants</em>, seperti contohnya <em>Education without Borders, Global Changemakers, St. Gallen Symposium, GIS Taiwan, </em>dsb. (tanya om google aja ya untuk lebih detailnya)</p>
<p><em>2.     </em><em>Competition</em></p>
<p>Ikut berpartisipasi dalam berbagai kompetisi pun patut menjadi pilihan untuk menambah daftar kegiatan kita di kampus. Kompetisi pun banyak macam dan levelnya dari nasional sampai internasional dan dari kompetisi menulis esai, <em>video making</em>, strategi marketing, dsb. Pilihannya bergam, tinggal kita sesuaikan saja dengan <em>interests</em> kita masing-masing. Kegunaannya apa? Kita bisa mengasah kemampuan kita di bidang yang kita suka plus kalau diberi kesempatan berhasil, bisa dapat bonus uang saku! Bahagia ga tuh? Sekali berenang berpulau-pulau terlampaui, hehe. Jadi pinter, dapat pengalaman, plus dapat untung. Tapi sekali lagi, tujuan utamanya ya untuk belajar dan cari pengalaman! <em>Don&#8217;t be afraid of loosing!</em> Kalau kalah ya jangan nyerah, coba lagi. ;D Untuk sekedar referensi, bisa <em>googling</em> tentang <em>The World Bank Essay Competition</em><em> </em>atau<em> </em><em><a href="http://www.brandstorm.loreal.com/Cand/index.asp">L&#8217;Oréal</a></em><em><a href="http://www.brandstorm.loreal.com/Cand/index.asp"> Brandstorm 2011</a></em></p>
<p><em></em><em>3. Internship</em></p>
<p><em>Internsip</em> atau yang kita kenal dengan instilah magang adalah salah satu kegiatan yang perlu masuk ke dalam <em>to-do-list while in college</em>. <em>Sangking</em> pentingnya, beberapa kampus mewajibkan siswanya untuk melaksanakan kegiatan magang. Dengan menjadi seorang <em>intern</em>, ada beberapa manfaat dan pelajaran yang kita bisa ambil seperti mengetahui kondisi pekerjaan yang sesungguhnya, kesempatan untuk mendalam atau mencari <em>passion</em> kita, dsb. Selain itu, dengan <em>internship</em> tentunya CV kita akan lebih berbobot dan akan sangat berguna sekali kedepannya. Pengalaman magang bisa menjadi nilai plus ketika kita mendaftar pekerjaan, beasiswa, dsb.</p>
<p><em>4.     </em><em>Volunteering</em></p>
<p>Yup, menjadi <em>volunteer!</em> Bagi kita-kita yang masih memiliki banyak <em>down time</em> di akhir minggu kenapa ga coba kegiatan yang satu ini? <em>Volunteering </em>banyak macamnya dan tidak harus dalam jangka panjang atau di tempat terjadinya bencana saja. Dan ini bisa dimulai dengan inisiatif sendiri atau ikut partisipasi program dari berbagai organisasi yang ada. Sebagai contoh, kami yang kuliah di Jepang, tidak jarang kami mengajaran bahasa inggris dan Indonesia ke anak-anak TK, SD, ataupun SMP atau kami juga sering mengajarkan mereka tentang <em>culture</em>nya Indonesia. Nah, bagi kamu yang jago di matematik, musik, atau apapun itu, bisa mulai membaginya ke lingkungan sekitar, misalnya ke tetangga atau anak yatim piatu disekitar rumah. Cara lain, bisa juga gabung dengan berbagai organisasi yang ada, kalau di Indonesia misalnya ada <em>Indonesian Future Leader</em> atau bisa juga coba lewat <em>International Volunteer HQ</em> untuk kegiatan <em>abroad.</em></p>
<p><em></em><em>5. Start your own project</em></p>
<p><em>Last but not least</em>, mencoba mendirikan sebuah usaha kecil-kecilan atau proyek juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Ini cocok banget bagi kita-kita yang punya <em>passion</em> yang kuat untuk bidang tertentu. Misalnya tertarik untuk bisnis, kenapa ga dicoba dari mulai sekarang? Menjadi mahasiswa banyak keuntungannya, selain kita masih bisa berinteraksi dengan sejawat, guru-guru kita di kampus bisa juga kita jadikan mentor! Atau mungkin tertarik dengan bidang pendidikan dan ingin melihat anak-anak Indonesia lebih banyak lagi yang pergi ke sekolah? Kenapa tidak mulai adakan <em>fund raising</em> atau dirikan organisasi kecil yang bergerak dibidang pendidikan? Mungkin kesannya terlalu besar dan berat, <em>but why not think big and start sooner? </em>J</p>
<p>Nah, kira-kira itulah beberapa mengenai kegiatan yang patut kita coba selama kita ngampus! Mudah-mudahan bermanfaat untuk sahabt-sahabat semua. <em>So why don&#8217;t u take the challenge, walk the chance, grab the change NOW!</em> Selamat mencoba.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Virgi agita</p>
<p><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=126&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/top-things-to-do-while-in-college/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iseng-iseng (Pt. 1)</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/iseng-iseng-pt-1/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/iseng-iseng-pt-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 00:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Terimakasih Tuhan Tuhan terimakasih… terimakasih atas pilu yang mengiris hati.. karna Engkau tengah menyiapkan diri yang lebih tegar.. terimakasih atas tangis pengusik kesunyian malam.. karna Engkau tengah merencanakan hidup penuh senyum setelahnya.. terimakasih atas tubi problema nan pelik… karna Engkau tengah memantaskanku untuk hidup yang penuh makna.. terimakasih atas para sahabat penyejuk relung kalbu.. karna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=120&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Terimakasih Tuhan</strong></p>
<p><em>Tuhan terimakasih…</em></p>
<p><em>terimakasih atas pilu yang mengiris hati..</em></p>
<p><em>karna Engkau tengah menyiapkan diri yang lebih tegar..</em></p>
<p><em>terimakasih atas tangis pengusik kesunyian malam..</em></p>
<p><em>karna Engkau tengah merencanakan hidup penuh senyum setelahnya..</em></p>
<p><em>terimakasih atas tubi problema nan pelik…</em></p>
<p><em>karna Engkau tengah memantaskanku untuk hidup yang penuh makna..</em></p>
<p><em>terimakasih atas para sahabat penyejuk relung kalbu..</em></p>
<p><em>karna Engkau tengah mengulurkan tangan untuk diriku yang tertatih..</em></p>
<p><em>terimakasih atas momen hidup yang penuh tanda tanya..</em></p>
<p><em>karna Engkau tengah memantapkanku untuk pribadi yang penuh bijak..</em></p>
<p><em>Terimakasih Tuhan..</em></p>
<p><em>Untuk serangkaian uji yang Kau anugrahkan untuk memantaskan diriku untuk kisah hidup yang berhiaskan pengalaman, sebaik-baiknya pengajar kehidupan..</em></p>
<p>virgi agita</p>
<p>2011-05-19</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=120&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2011/05/19/iseng-iseng-pt-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Art of a Dialogue (Seni Bicara)</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2009/12/11/the-art-of-a-dialogue-seni-bicara/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2009/12/11/the-art-of-a-dialogue-seni-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 14:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[seni bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/2009/12/11/the-art-of-a-dialogue-seni-bicara/</guid>
		<description><![CDATA[Terinspirasi dari a short high-tense debate dengan teman di pagi hari ini, kali ini ingin share tentang seni berbicara atau seni berdebat. Kalau berbicara tentang seni, yang terpikirkan mungkin ya seni lukis, seni rupa, seni tari, dsb.Tapi ternyata dalam berbicara pun ada seninya ya. Ketika sedang berbincang-bincang dengan teman, pernah ga merasakan amarah ketika pendapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=118&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terinspirasi dari a short high-tense debate dengan teman di pagi hari ini, kali ini ingin share tentang seni berbicara atau seni berdebat.<br />
Kalau berbicara tentang seni, yang terpikirkan mungkin ya seni lukis, seni rupa, seni tari, dsb.Tapi ternyata dalam berbicara pun ada seninya ya. Ketika sedang berbincang-bincang dengan teman, pernah ga merasakan amarah ketika pendapat kita ditentang? Atau, pernah ga merasakan sesak di dada ketika sedang beradu pendapat, dan merasa, “duh ni orang kenapa si sewot banget?” “kapan ngertinya ya?”<br />
Kalau pernah, mungkin saat itu kita, lawan bicara kita, atau keduanya, belum mahir akan seni dalam berbicara. Tentunya banyak aspek ya tentang seni bicara, seperti santun, menjaga sikap dan level suara, dsb. Tetapi sejauh ini yang saya pahami, menghormati dan menghargai lawan bicara kita itu adalah yang penting dari seni bicara. Mungkin tedengar lebih ke arah sikap dibanding seni, tapi sudah teruji sepertinya bahwa pada akhirnya, ketika kita bebicara kepada teman, dengan membawa niat untuk menghargai dan menghormati lawan bicara kita, pada akhirnya itu akan membawa kekuatan tersendiri untuk mengontrol gaya bicara kita.<br />
Contoh praktikalnya, misal ada teman kita yang sedang mengshare keinginnannya untuk membuat sebuah projek di kampus dan ia menanyakan pendapatnya ke kita. Dan kita tidak setuju pada dasarnya, karna beberapa hal. Tapi apakah baik kalau kita bereaksi??<br />
“Ah, apa itu?? Ngga bagus sama sekali. Tuh program kan dah ada di kampus..!<br />
Apa bedanya program itu dengan program A, B, C, dst..”<br />
*baca dengan high-tense<br />
Gimana reaksi lawan bicara kita tentunya?? Ya pasti kesel juga lah ya, dan kemungkinan terburuknya malah terjadi percekcokan. Akan tetapi, kalau dari kitanya, sebelum bicara, sudah ada niat, saya berbicara untuk menghormati dan menghargai teman saya, pasti reaksi kita berubah menjadi,<br />
“Oh gitu ya. Wah menarik ya idenya. Mungkin bisa juga di praktikan. Tapi sebelum itu, kita disini juga punya program2 yang sepertinya sama kan ya, gimana kalau coba further research dulu tntg itu?”<br />
Kalau begini, saya yakin lawan bicara kita pun akan menghargai kita, dan tidak terjadi deh percekcokan itu.<br />
Ide ini juga ditegaskan sama Pak Mario Teguh di salah satu sesinya,<br />
“Ketika berbicara, berbicaralah untuk meninggikan nilai orang lain, karena meninggikan nilai kita adalah urusan Tuhan” (Mario Teguh, 2009)<br />
Sekian dulu sharingnya, insya Allah, pengalaman2 kedepannya mengenai hal ini akan sy sharing lagi dengan teman. Jangan lupa, seni bicara, hargai dan hormati lawan bicara, maka harmoni akan terlaksana. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=118&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2009/12/11/the-art-of-a-dialogue-seni-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia dari kacamata dulu dan sekarang</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2009/11/29/indonesia-dari-kacamata-dulu-dan-sekarang/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2009/11/29/indonesia-dari-kacamata-dulu-dan-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 16:54:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia in my old glasses Terus terang saja, dari kecil, saya hanya tahu bahwa Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya, terutama Bali. Selain itu, dari sisa2 memori yang tertinggal di kepala saya, Indonesia itu kental dengan kontroversi dan gelora demonstrasi yang tak kunjung henti. Teringat tragedy trisakti dimana rakyat Indonesia kehilangan putra bangsa. Terus teringat juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=106&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Indonesia in my old glasses</em></strong></p>
<p>Terus terang saja, dari kecil, saya hanya tahu bahwa Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya, terutama Bali. Selain itu, dari sisa2 memori yang tertinggal di kepala saya, Indonesia itu kental dengan kontroversi dan gelora demonstrasi yang tak kunjung henti. Teringat tragedy trisakti dimana rakyat Indonesia kehilangan putra bangsa. Terus teringat juga dengan rusuh dimana mall2 dibakar dan dibajak oleh masyrakat sendiri. Kalau berbiacara tentang ekonomi, yang saya dengar dan tahu hanya keterpurukan ekonomi dimana tingkat kemiskinan terus meningkat, pengangguran, intinya kondisi dimana rakyat terus mengais mencari sesuap nasi. Bukti yang nyata ya ketika setiap ada acara pembagian zakat, begitu banyaknya masyarakat yang rela mengantri dan diinjak2 meski hanya selembar uang 50,000 rupiah yang saat ini mungkin tidak begitu ada artinya bagi kita yang mampu. Bicara politik, yang saya tahu ya Indonesia itu sarangnya koruptor dan kental dengan permainan politik kotor, apalagi jamannya pak soeharto, dengar2 banyak sekali korbannya.</p>
<p>Itulah Indonesia di kacamata saya yang dulu, tapi semua itu mulai berubah 2 tahun lalu, semenjak saya meninggalkan Indonesia untuk sebuah awal perjuangan…</p>
<p><strong><em>The transformation of minds</em></strong></p>
<p>Mungkin teman2 bingung, kenapa koq bisa berubah si pandangan saya ini yang sepertinya memang image Indonesia ya seperti itu adanya. Nah, ini dimulai dari pergaulan saya di kampus yang sekarang diisi oleh temen2 kita dari 97 negara di dunia. Disini seperti sudah menjadi tradisi, kalau bertemu, berkenalan, ya topik untuk memulai adalah brief introduction about each other’s country. Nah, disitu saya suka iseng nanya, Ðo you know about Indonesia? And what do you know about Indonesia?.Nah disinilah saya merasa miris… Sebagian besar dari mereka tahu mengenai bali.. akan tetapi, sebagian besar dari mereka pun couldn’t help but to mention about terrorism, bombing, corruption, poverty, and so on. Disini saya merasa tertegun dan tersentak, mengapa banyak negatifnya ya. Dan saya pun sadar, “eh iya ya, saya juga taunya itu”, dan saya mulai berpikir..” hmm, masa sih Indonesia ga ada bagus2nya?”</p>
<p>Intinya… saya mulai berpikir dan yakin bahwa there must be something great about my beloved my country, it’s just that I don’t know yet..</p>
<p><strong><em>A change and Optimism emerge– support for Indonesia</em></strong></p>
<p>However, sebagian dari wrong judgments itu sekarang sudah clarified, terlebih tentang prospek ekonomi Indonesia kedepannya.. sisanya yang memang kenyataan, bukanlah lagi menjadi discouragement buat saya, tapi justru menjadi motivasi dan dorongan.</p>
<p>Saat ini, saya melihat Indonesia adalah negara yang tidak hanya memiliki jumlah yang besar in terms of population tapi juga negara yang memiliki begitu banyak potensi yang bisa dibilang cukup membuat tiger2 di dunia internasional takut dengan perkembangan Indonesia. Ini dia beberapa alasannya:</p>
<p>a. Indonesia sekarang punya peranan besar dalam menciptakan perdamaian antara West dan muslim. Mungkin bisa dibilang Indonesia merupakan jembatan yang menghubungkan negara2 muslim dengan negara2 barat. Melalui Global Inter-Media dialog, ide brilliant yang dicetuskan oleh Presiden SBY telah gradually solve the gap in cultural understandings between the press in west juga musli which was the root of problem karikatur Nabi Muhammad dari salah satu press di Belanda saat itu. Untuk lebih jelasnya bisa baca,</p>
<p><a href="http://www.economist.com/theworldin/displayStory.cfm?story_id=14742423">http://www.economist.com/theworldin/displayStory.cfm?story_id=14742423</a></p>
<p>b. Indonesia telah berhasil mengalihkan perhatian negara2 besar ke Indonesia. Belum lama ini saya mengikuti seminar mengenai hubungan Japan, US, and China. Disitu datang pakar2 ekonomi dan hukum di jpg, dan salah satu mereka menyebutkan,</p>
<p>“For Japan, we shouldn’t only keep our good relation with China and US, but also to new emerging countries like Indonesia. We were invited by President Yudhoyono to meet and talk about global issues and form some real actions to work on those issues. We feel honor, they call us, yes they call us. I really support such kind of strategic political approach”</p>
<p>Disini saya terbukakan sekali matanya, Indonesia is no longer a country which is identical with corruption. Bayangkan, negara dengan ekonomi terbesar kedua (mgkn skrg ketiga sktlh China) seperti Jepang, bangga bekerjasama dengan Indonesia. Selama seminar, nama Indonesia terus dibawa dan disebut. Padahal ya, seminarnya tentang jepang, china, dan US. Hehehe. So great kan.</p>
<p>c. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang economic developmentnya positive. Banyak negara2 yang malah dilanda inflasi besar2an seperti afrika.</p>
<p>d.optimisme saya akan perkembangan Islamic finance di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri lagi, sekarang perhatian dunia sedang teralih pada system ekonomi Islam. Setelah krisis yg berawal dari US kemarin, jepang mulai untuk research system ekonomi Islam yang dinilai bisa bertahan dalam masa krisis. Tidak hanya jepang, US pun juga melakukan hal yang sama. Sistem ekonomi capitalist dan sosialis sudah tercatat jatuh dalam sejarah, who knows kalau kedepannya element2 system ekonomi Islam memang tepat?</p>
<p>Well, masih banyak lagi hal2 positive dan kemajuan2 bangsa Indonesia yang ga bisa kelist deh pokoknya.. Afterall, I just could say I am proud to be Indonesian.. really I am proud of it.. And I would also try my best attempt to make Indonesia proud of having me as their young generation. J</p>
<p>Open our eyes.. Open our minds.. Open our heart..</p>
<p>Things are changing.. Things are moving.. And things are improving..</p>
<p>A bright future of Indonesia is not a fairy tale..</p>
<p>With all our belief, endorsement, and struggle… we can make it..!</p>
<p>Salam perjuangan,</p>
<p>November 30<sup>th</sup>, 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=106&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2009/11/29/indonesia-dari-kacamata-dulu-dan-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>*Quick Note &#8211; Naik Kapal dan Kekafiran..</title>
		<link>http://virgiagitasari.com/2009/04/26/quick-note-naik-kapal-dan-kekafiran/</link>
		<comments>http://virgiagitasari.com/2009/04/26/quick-note-naik-kapal-dan-kekafiran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 11:08:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>virgiagitasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virgiagitasari.wordpress.com/2009/04/26/quick-note-naik-kapal-dan-kekafiran/</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum.. Hiks, sedih sekali deh.. Nemu ayat yang bunyinya begini ni: &#8220;Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepala Allah dengn penuh rasa pengabdian (ikhlas) kepada-Nya, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah). (QS Al-&#8217;Ankabut: 65) Begitu baca ayat ini, sy langsung tersentak lagi&#8230;! Kenapa? karena terus terang aja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=87&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum..</p>
<p>Hiks, sedih sekali deh.. Nemu ayat yang bunyinya begini ni:</p>
<p>&#8220;Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepala Allah dengn penuh rasa pengabdian (ikhlas) kepada-Nya, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah). (QS Al-&#8217;Ankabut: 65)</p>
<p>Begitu baca ayat ini, sy langsung tersentak lagi&#8230;! Kenapa? karena terus terang aja itu menggambarkan perilaku saya selama ini. Saya sering bolak balik Indo-Japan naik kapal (pesawat), dan selalu hal yang sama yang saya ulangin.. Yaitu berdoa dengan kesungguhan hati pas mo take off, and pas selese landing, lupalah sy mengucap syukur sm Allah&#8230; dan sebenernya di ayat selanjutnya itu dijelaskan kalau itu perilaku orang-orang yang kafir.. astagfirullah.. astagfirullah.. astagfirullahaladziimmmmmmmm&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hhmmm, ini mungkin terlihat sebagai suatu masalah yang kecil, tapi sesungguhnya Allah tau dan melihat apa yang kita kerjakan ya.. Dan reminder kita pun sudah begitu detailnya tersedia untuk kita.. Subhanallah..!!</p>
<p>-Virgi-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/virgiagitasari.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/virgiagitasari.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=virgiagitasari.com&amp;blog=3414434&amp;post=87&amp;subd=virgiagitasari&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://virgiagitasari.com/2009/04/26/quick-note-naik-kapal-dan-kekafiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e9eb74d281ac239f1313fc8b601c10?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">virgi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
