Indonesia in my old glasses
Terus terang saja, dari kecil, saya hanya tahu bahwa Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya, terutama Bali. Selain itu, dari sisa2 memori yang tertinggal di kepala saya, Indonesia itu kental dengan kontroversi dan gelora demonstrasi yang tak kunjung henti. Teringat tragedy trisakti dimana rakyat Indonesia kehilangan putra bangsa. Terus teringat juga dengan rusuh dimana mall2 dibakar dan dibajak oleh masyrakat sendiri. Kalau berbiacara tentang ekonomi, yang saya dengar dan tahu hanya keterpurukan ekonomi dimana tingkat kemiskinan terus meningkat, pengangguran, intinya kondisi dimana rakyat terus mengais mencari sesuap nasi. Bukti yang nyata ya ketika setiap ada acara pembagian zakat, begitu banyaknya masyarakat yang rela mengantri dan diinjak2 meski hanya selembar uang 50,000 rupiah yang saat ini mungkin tidak begitu ada artinya bagi kita yang mampu. Bicara politik, yang saya tahu ya Indonesia itu sarangnya koruptor dan kental dengan permainan politik kotor, apalagi jamannya pak soeharto, dengar2 banyak sekali korbannya.
Itulah Indonesia di kacamata saya yang dulu, tapi semua itu mulai berubah 2 tahun lalu, semenjak saya meninggalkan Indonesia untuk sebuah awal perjuangan…
The transformation of minds
Mungkin teman2 bingung, kenapa koq bisa berubah si pandangan saya ini yang sepertinya memang image Indonesia ya seperti itu adanya. Nah, ini dimulai dari pergaulan saya di kampus yang sekarang diisi oleh temen2 kita dari 97 negara di dunia. Disini seperti sudah menjadi tradisi, kalau bertemu, berkenalan, ya topik untuk memulai adalah brief introduction about each other’s country. Nah, disitu saya suka iseng nanya, Ðo you know about Indonesia? And what do you know about Indonesia?.Nah disinilah saya merasa miris… Sebagian besar dari mereka tahu mengenai bali.. akan tetapi, sebagian besar dari mereka pun couldn’t help but to mention about terrorism, bombing, corruption, poverty, and so on. Disini saya merasa tertegun dan tersentak, mengapa banyak negatifnya ya. Dan saya pun sadar, “eh iya ya, saya juga taunya itu”, dan saya mulai berpikir..” hmm, masa sih Indonesia ga ada bagus2nya?”
Intinya… saya mulai berpikir dan yakin bahwa there must be something great about my beloved my country, it’s just that I don’t know yet..
A change and Optimism emerge– support for Indonesia
However, sebagian dari wrong judgments itu sekarang sudah clarified, terlebih tentang prospek ekonomi Indonesia kedepannya.. sisanya yang memang kenyataan, bukanlah lagi menjadi discouragement buat saya, tapi justru menjadi motivasi dan dorongan.
Saat ini, saya melihat Indonesia adalah negara yang tidak hanya memiliki jumlah yang besar in terms of population tapi juga negara yang memiliki begitu banyak potensi yang bisa dibilang cukup membuat tiger2 di dunia internasional takut dengan perkembangan Indonesia. Ini dia beberapa alasannya:
a. Indonesia sekarang punya peranan besar dalam menciptakan perdamaian antara West dan muslim. Mungkin bisa dibilang Indonesia merupakan jembatan yang menghubungkan negara2 muslim dengan negara2 barat. Melalui Global Inter-Media dialog, ide brilliant yang dicetuskan oleh Presiden SBY telah gradually solve the gap in cultural understandings between the press in west juga musli which was the root of problem karikatur Nabi Muhammad dari salah satu press di Belanda saat itu. Untuk lebih jelasnya bisa baca,
http://www.economist.com/theworldin/displayStory.cfm?story_id=14742423
b. Indonesia telah berhasil mengalihkan perhatian negara2 besar ke Indonesia. Belum lama ini saya mengikuti seminar mengenai hubungan Japan, US, and China. Disitu datang pakar2 ekonomi dan hukum di jpg, dan salah satu mereka menyebutkan,
“For Japan, we shouldn’t only keep our good relation with China and US, but also to new emerging countries like Indonesia. We were invited by President Yudhoyono to meet and talk about global issues and form some real actions to work on those issues. We feel honor, they call us, yes they call us. I really support such kind of strategic political approach”
Disini saya terbukakan sekali matanya, Indonesia is no longer a country which is identical with corruption. Bayangkan, negara dengan ekonomi terbesar kedua (mgkn skrg ketiga sktlh China) seperti Jepang, bangga bekerjasama dengan Indonesia. Selama seminar, nama Indonesia terus dibawa dan disebut. Padahal ya, seminarnya tentang jepang, china, dan US. Hehehe. So great kan.
c. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang economic developmentnya positive. Banyak negara2 yang malah dilanda inflasi besar2an seperti afrika.
d.optimisme saya akan perkembangan Islamic finance di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri lagi, sekarang perhatian dunia sedang teralih pada system ekonomi Islam. Setelah krisis yg berawal dari US kemarin, jepang mulai untuk research system ekonomi Islam yang dinilai bisa bertahan dalam masa krisis. Tidak hanya jepang, US pun juga melakukan hal yang sama. Sistem ekonomi capitalist dan sosialis sudah tercatat jatuh dalam sejarah, who knows kalau kedepannya element2 system ekonomi Islam memang tepat?
Well, masih banyak lagi hal2 positive dan kemajuan2 bangsa Indonesia yang ga bisa kelist deh pokoknya.. Afterall, I just could say I am proud to be Indonesian.. really I am proud of it.. And I would also try my best attempt to make Indonesia proud of having me as their young generation. J
Open our eyes.. Open our minds.. Open our heart..
Things are changing.. Things are moving.. And things are improving..
A bright future of Indonesia is not a fairy tale..
With all our belief, endorsement, and struggle… we can make it..!
Salam perjuangan,
November 30th, 2009
doya
November 29, 2009
Luar Biasa: Indonesia memang memiliki potensi yang sangat luar biasa. sekarang hanya bagaimana kita membentuk manusia ungggul. unggul untuk memanfaatkan potensi yang kita miliki untuk kemajuan bangsa Indonesia. saya kira jika manusia yang mengelola potensi besar ini tak mampu, maka kita kemungkinan akan masih jauh. maka dari sekrang lakukan perubahan. “Hindarilah kesalahan besar, yaitu kesalahan tidak berbuat apa-apa!” (Mohammad Natsir)
virgiagitasari
November 29, 2009
halo mba doya, terimakasih atas komennya..
Ya betul sekali, tapi ironinya, masih banyak teman2 kita yang belum sadar akan potensi Indonesia ini, dan bahkan sering terjerumus dgn media..
ya.. saya setuju sekali mba.. kuncinya ada di pendidikan dan katalisnya adalah sharing…
salam perjuangan,
ira
December 4, 2009
ups, sangat setuju. Mudah-mudahan, banyak Virgie2 lain yg bangga & mau berbuat utk Indonesia. Saya prihatin, banyak mahasiswa2 kita di LN yg selalu menjelek2kan & antipati Indonesia. Celakanya, mereka berpendidikan tinggi, sehingga org luar percaya, begitu buruknya Indonesia. Sedih, ya…. Kenapa sih mereka tdk menjaga ucapan mereka. Bukankah lebih baik berbuat sesuatu (sekecil apapun itu) untuk Indonesia dari pada menjelek2annya?
hatta
December 7, 2009
setuju … the show must go on, meski banyak yang memandang dengan pesimis, selama masih ada sebagian orang yang terus bergerak menempa diri untuk berbuat riil bagi bangsa ini … insya Allah the Next Indonesia akan jauh lebih baik dari hari ini … semoga kita termasuk yang ikut berkontribusi. Terima kasih atas kunjungannya, dan salam optimis !
mishbah
December 8, 2009
sepakat. tapi masih banyak yang tersembunyi dari yang sekarang nampak.
mungkin terlihat baik dari luar. tapi kehancuran dari dalam juga semakin menggerogoti Indonesia. sistem kapitalis yang terus mengakar. dan kesadaran penguasa yang tidak berpihak pada rakyat miskin. kemana keberpihakanmu, kawan? katakan: keberpihakanku kepada rakyat miskin yang tertindas!
mishbah
December 8, 2009
“Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu.”
(Pramoedya Ananta Toer)
virgiagitasari
December 8, 2009
@hatta: terimaksih pak ustad. Iya Insya Allah, mari berjuang bersama untuk majukan Indonesia.
@Misbah: misbah, kamu tuh ngomong apa si mas? hehe ak ga ngerti maksudnya. coba lebih direct lg ngasih pendapatnya. Thanks!
mishbah
December 21, 2009
haha. waktu itu lagi emosi, kawan. lagi hangat di bumi pertiwi soalnya. thx aniway,